PERJUDIAN WAKTU (Merasional Waktu dengan Tindakan Pasti)
Pernakah kamu menjalankan sesuatu hal tanpa tau arah kedepannya? Dibenak mu hanya "yang penting dijalani, urusan nanti kedepannya biar Tuhan yang mengatur." Misal pada dunia pendidikan, kamu hanya menjalani saja tanpa mempertimbangkan potensi atau bakatmu, terlebih kamu menjalani sebuah studi yang bukan ranah kompetensi mu, karena jurusan yang ditentukan pihak beasiswa, intervensi teman atau orangtua mu, "yang penting bisa kuliah, dapat beasiswa, dapat ijazah, urusan kerja dilikirkan nanti. That is a lie. Atau pada dunia kerja, kamu menjalani satu pekerjaan yang tidak sesuai dengan notabane pendidikan mu, atau skill mu, buat mu yang penting dapat duit, urusan jenjang karir difikir nanti. Atau mungkin pada relation hidup, pasangan lebih tepatnya. Kamu menjalani sebuah hubungan karena cinta, tidak mempertimbangkan kedepannya, kecocokan sifat, karakteristik, harmonisasi orang tua dan sebagainya, maka that is a lie. Kamu sedang menjalankan sebuah ketidak pastian yang bodoh, ...